Jumat, 21 September 2012

Merancang Jaringan Komputer pada Small Office Menggunakan Cisco Packet Tracer

Setelah sebelumnya saya menjelaskan tentang apa itu Cisco Packet Tracer, sekarang saya akan menjelaskan cara mendesain atau merancang suatu jaringan, dimana kali ini akan diimplementasikan pada sebuah small office dengan dua lantai. berikut gambar dari masing-masing lantai dari tampak atas.


sebagai langkah awal mempelajari Cisco Packet Tracer ini , saya hanya memberikan 7 PC. Namun sebenarnya dapat Anda tambahkan sesuai keinginan. Lalu ada 4 buah printer, 2 buah switch, 1 buah router (tidak tampak pada gambar tadi) dan terakhir 2 buah Access Point.
Nah, yang pertama kali akan kita lakukan adalah membuka aplikasi Cisco Packet Tracer dimana akan muncul tampilan seperti gambar berikut.


Selanjutnya kita masukkan hal-hal yang dibutuhkan dalam pembuatan rancangan jaringan ini dengan cara mendrag gambar yang ada pada kiri bawah. disitu terdapat macam-macam router, switch, hub, wireless device, connection, end device, WAN emulation, Costu Made device dan Multiuser Connection. sehingga akan nampak seperti gambar berikut.


Setelah semua siap, hubungkan kesemuanya menggunakan connection. Bagi yang belum mengerti, dapat digunakan pilihan "Automatically Choose Connection Type" dengan logo kilat berwarna kuning keemasan. Karena kedua network tersbut belum terhubung karena memang belum diset, maka lampu yang menunjukkan hubungan antara router dan switch masih berwarna merah. nantinya bila sudah terhubung akan berwarna hijau.


Pada gambar tersebut tampak bahwa Access Point belum terhubung dengan laptop. untuk menghubungkannya, kita perlu memasang wireless pada tiap laptop. hal ini dapat dilakukan dengan cara meng-klik PC tersebut, pilih "Physical", matikan laptop dengan cara meng-klik gambar berikut yang diberi tanda panah merah. Klik "Linksys-WPC300N". Drag gambar yang ada di dalam lingkar merah di sebelah tombol on-off laptop ke arah yang ditunjuk, lalu drag kembali gambar yang ada di kanan bawah.


Sehingga gambarnya akan seperti gambar berikut.


Selanjutnya hidupkan kembali laptop tersebut. Apabila sudah, maka antara laptop dan access point akan muncul garis-garis yang menunjukkan adanya wireless yang menghubungkan AP dengan laptop.
 

Selanjutnya supaya kedua network tersebut dapat terhubung, terlebih dahulu kita menentukan network yang akan digunakan untuk menghubungkan kedua network tersebut. Untuk pembagian alamat IP dari masing-masing lantai yaitu sebagai berikut:
  • Lantai 1 menggunakan network 10.0.0.0
  • Lantai 2 menggunakan network 20.0.0.0
Kita masuk ke CLI pada Router. CLI ini merupakan interface yang digunakan untuk mengatur/mengkonfigurasi, memantau/memonitor, dan memelihara komponen  CISCO. Dengan menggunakan interface ini, kita dapat menggunakan router/terminal atau menggunakan sedikit metode akses. Nah, CLI ini dapat kita buka dengan meng-klik router itu sendiri lalu klik tulisan "CLI".
Setelah masuk CLI, kita akan melakukan beberapa settingan seperti pengaturan network yang terhubung dan interface yang terhubung yang digunakan pada network tersebut. dimana dapat kita lihat pada gambar berikut.


Dari gambar tersebut ada beberapa perintah yang digunakan untuk menge-set router tersebut agar dapat menghubungkan kedua network tersebut.berawal dari mendaftarkan alamat IP yang akan digunakan pada kedua network menggunakan perintah "interface fa0/0" "interface fa0/1". fa dalam hal ini menunjukkan fast ethernet yang digunakan. keterangan ini ada pada gambar rancangan jaringan yang kita buat. selanjutnya kita mendaftarkan network dari masing-masing jaringan menggunakan perintah "router rip".


setelah semuanya telah kita atur, sekarang kita setting IP di setiap host yang tehubung dengan router tersebut termasuk printer. Untuk mengatur IP address dari PC dapat dilakukan dengan  cara  meng-klik PC tersebut, lalu pilih Desktop dan klik gambar diatas tulisan "IP Configuration". aturlah sesuai keinginan yang penting harus berada dalam satu network. misalnya dalam hal ini saya ingin menge-set PC dengan alamat 10.0.0.30.


Selanjutnya untuk mengatur alamat dari printer dapat dilakukan dengan mengklik printer, lalu pilih Config dan klik Setting dibawah Global. pada kolom Gateway masukan gateway pada network yang digunakan.

 Lalu klik FastEthernet dibawah Interface lalu masukkan IP address dan Subnett yang digunakan.
Lakukan pada semua client yang terhubung pada tiap-tiap jaringan. untuk test koneksi dapat kita lakukan dengan cara mengirim paket ICMP dari satu client ke client lain yang berbeda network, untuk mengetahui apakah semua telah terkoneksi dengan baik. proses pengiriman paket ICMP ini dapat kita lihat pada gambar berikut.







Setelah packet ICMP sampai pada tujuan, maka packet tersebut akan mengirimkan kembali packet tersebut ke pengirim packet hingga sampai di tujuan.





dengan begitu, artinya keduanya telah terhubung. dan, selesai :)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar